Hidup ini hanyalah sementara. Kehidupan yang kita jalani ini hanyalah sebuah kesempatan untuk mempersiapkan segala sesuatu guna menghadapi kehidupan setelah hidup ini. Jangan sia-siakan hidup ini, jalani kehidupan ini dengan penuh makna. Sekarang atau tidak sama sekali !!!

Rabu, Juli 11, 2012

Tulis, Target, Tercapai . . .

source image: http://4.bp.blogspot.com
Sungguh saya sangat bersyukur pada ILAHI atas kesempatan yang diberikan hingga bisa menuntut ilmu 
hingga tingkat universitas. Padahal, saya sadari bahwa tidak ada keinginan sama sekali. Tapi kalau diingat saat ini, ternyata dalam hatiku dulu pernah menargetkan agar kelak kehidupan yang ingin saya jalani ini tidak hanya sebatas hidup di desa saja, tapi harus menjadi bermanfaat bagi mereka. Mungkin ini jawaban ILAHI. Aku bisa belajar hingga ke negeri Cina.
Tersebut lah suatu kata-kata motivasi dari seseorang yang menyebutkannya: Tuliskan lah segala target impian mu di kertas dan kamu akan mengingatnya dalam setiap langkah mu hingga engkau berhasil meraihnya. Jangan hanya mengingat dalam kepala karena kamu akan melupakannya kelak...Tidak ada salahnya aku mencoba untuk menerapkan nasehat ini dalam hidupku ni... *hatiku membatin.
Saya tuliskan segala keinginan dan target yang ingin ku gapai.....Saya yang sangat sederhana dalam bidang akademik apalagi dalam bidang organisasi yang tidak ada pengalama apa-apa, berani menulis di atas target: # Lulus kuliah di FMIPA Matematika dalam waktu kurang dari 4 tahun. Walaupun terasa tidak mungkin tidak salahnya saya tulis saja. Hingga akhirnya saya sendiri sangat terkejut ketika salah seorang dosen mengabari akan masa studi yang telah saya jalani selama 3 tahun 11 bulan setelah  wisuda kelulusan. Padahal kemampuan saya masih sangat kurang. Sungguh tercapai target itu, coba seandainya tertuliskan 3 tahun 5 bulan, hehehhehe......Ingat: jangan remehkan kemampuan diri kita sendiri. Kita terasa lemah lantaran terpengaruh dengan lingkungan.

Salah satu target yang lainnya adalah Kuliah Master di Luar Negeri.
Setelah menamatkan masa studi , saya harus menunggu selama 2 tahun ke depan hingga tercapainya target itu. Hampir-hampir berputus asa akan target itu. Begitu banyak saya coba lamar kerja  bahkan pernah melamar untuk jabatan Kepala Cabang Bank Mandiri, langsung di kabari oleh panitia, Maaf, kali ini anda belum beruntung, penyebab utama adalah Englis.. Begitu juga tes PLN, setelah berhasil menyaingi ribuan peserta lainnya, akhirnya saya juga tersaingi. Lagi-lahgi penyebabnya adalah kemampuan bahasa inggris saya yang sangat di ragukan. Tapi, saya tetap bertahan untuk menggapainya. Hampir terwujud rasanya impian itu, saat melamar di salah satu universitas top di Saudi Arabia di jurusan IT. Semangat untuk masuk ke universitas ini sangat besar, bukan hanya sekedar untuk kuliah tapi untuk tinggal di Makkah. 
Tapi masih belum ada kesempatan ternyata. Pihak universitas mengabari bahwa: Anda telah di terima, tapi dengan syarat anda harus menyerahkan nilai TOEFL & GRE atau GMAT sebelum tanggal sekian.
Lenyap lah kesempatan itu. 
Aku tetap mencoba selama dua tahun itu melamar ke Jerman, England, Timur Tengah, France dan hasilnya belum bisa tercapai. Masalah utama yang saya hadapi adalah bahasa inggris yang sangat sederhana. Begitu banyak uang  habis untuk belajar dan ikut tes TOEFL. Tapi belum berhasil juga. Kalau aku menunggu hingga bahasa inggris ku sempurna, tentu aku tidak di Negeri Farmosa saat ini. Tapi tekad  ku lebih sempurna dari bahasa inggrisku.

Ketika kita menginginkan sesuatu seluruh alam semesta akan membantu kita meraihnya. (Pepatah).

Akhirnya dengan segenap usaha dan doa, saya bisa menginjakkan kaki di negeri farmosa ini (Republic of China). Alhamdulillah akhirnya saya memperoleh  beasiswa penuh dari my government. Semula sempat sedih lantaran tidak  bisa mendapatkan beasiswa dari kampus. Kemudian saya sangat bersyukur sekali setelah tahu kalau beasiswa dari kampus sangat pas-pas-an. Saya melanjutkan master degree program di jurusan Computer Science di National Tsing Hua University. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar